Bulan Lestari "Bulbul", Talent, Aktris, Dan Pengusaha Muda Asal Pangkal Pinang


Pangkal Pinang. DUASISINEWS. Bulan Lestari, yang akrab disapa Bulbul, merupakan wanita muda berparas cantik asal Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung. Lahir pada 23 Januari 2003, Bulan merupakan putri dari Bapak Saruni Sarman.


Sejak usia muda, Bulan memiliki ketertarikan besar terhadap dunia hiburan. Saat ini, ia aktif membangun karier sebagai talent, aktor, sekaligus pengusaha. Di samping berkiprah di industri entertainment, Bulan juga merupakan pendiri sekaligus owner Bulanles Antiperspirant, sebuah merek yang dirintis dan dikelolanya sendiri.



Tak hanya aktif di dunia bisnis, Bulan juga menjadi salah satu finalis Miss Grand Indonesia yang mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Keikutsertaannya dalam ajang tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus membawa nama daerah di tingkat nasional.


Dalam upaya meningkatkan kualitas sebagai seorang aktris, Bulan bergabung dengan Agency Artis Indonesia (AAI). Melalui agensi tersebut, ia mengikuti kelas akting yang dibimbing oleh Coach Fery Wong dan Coach Donis guna mengasah kemampuan seni peran serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai peluang di industri hiburan.


Dengan semangat belajar, dedikasi, dan konsistensi, Bulan Lestari terus membangun personal branding sebagai sosok muda yang aktif berkarya di dunia entertainment, bisnis, dan pageant. Berbekal tekad yang kuat, ia berharap dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi industri kreatif Indonesia.


Red

Ketum FBB H. Moch. Soleh MA : APH Harus Sungguh-Sungguh Usut Dugaan Penyelewengan Uang Rakyat


Tangerang. DUASISINEWS. Dalam pembenahan keuangan negara,  Ketua Umum Ormas Frent Banten Bersatu (FBB). H. Moch Soleh, MA., meminta para penegak Hukum (APH) Indonesia khusus nya di wilayah Provinsi Banten, agar sungguh sungguh menangani setiap permasalahan Hukum, khusus nya yang di lakukan para pejabat pemangku kebijakan hingga merugikan uang Negara (uang Rakyat). Maka sesuai semboyan Bapak Presiden dan Wakil Presiden, bahwa anda di gaji untuk melayani Rakyat, bukan untuk menakut nakuti dan ngakalin Rakyat. 


" Jadi Sangat jelas dengungan suara itu. Hingga Rakyat ada hak untuk koreksi dan mengadukan permasalahan penyelewengan yang merugikan uang negara ( uang Rakyat ).  Contoh nya, masalah yang ada di kota Tangerang terkait Kendaraan Angkot Si Benteng. Sudah lama terjadi dengungan tapi belum ada satu pun yang menjadi tersangka. Atau klarifikasi kebenaran. Maka dari itu dalam waktu dekat Kami akan segera mengajukan surat Audensi sekaligus pelaporan ke Penegak hukum yang berwenang di NKRI ini. Khusus nya di Provinsi Banten atau Pusat. Saya pikir sa'at nya untuk tidak ada lagi yang Kebal hukum di Negri ini Walau pun sekarang para pejabat pinter main kan sandiwara melalui kabar balesan yang bagus bagus, mungkin bisa 1 banding 20 atau 1 banding 100 atau yang di sebut genjet.  Tapi insya Allah kita kawal kebohongan atau keburukan itu, hingga membuahkan hasil ", tutur H. Moch. Soleh.


( Aldo )

Diisi Oleh Wajah Wajah Baru Yang Penuh Semangat, Partai Gelora Resmikan Kantor Sekretariat Dan Pelantikan Pengurus DPD & DPC Se-Kota Tangerang


Tangerang. DUASISINEWS. Diisi oleh wajah-wajah baru yang begitu semangat dan antusias, Partai Gelombang Rakyat Indonesia ( Partai Gelora ) DPC Kota Tangerang menggelar acara Peresmian Kantor Sekretariat dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) Kota Tangerang serta Dewan Pimpinan Cabang ( DPC )  se-Kota Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat DPD Partai Gelora Kota Tangerang, Jalan Veteran No. 30 Kecamatan Tangerang, pada Minggu ( 26/7/2026 ) yang dihadiri oleh perwakilan pengurus DPP, DPW Banten, pengurus, kader dan simpatisan partai Gelora DPD kota Tangerang serta tamu undangan.



Ketua DPD Partai Gelora Kota Tangerang, Dr. H. Abdul Manan MA, dalam inti sambutannya menyampaikan bahwa peresmian kantor dan pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah.



"Hari ini kita resmikan rumah perjuangan kita. Kantor ini bukan hanya gedung, tapi pusat komando untuk melayani rakyat dan memenangkan hati masyarakat Kota Tangerang," ujarnya.



Dijelaskan oleh H. Abdul Manan, dengan adanya peresmian kantor DPC Kota Tangerang dan sekaligus pelantikan pengurus, diharapkan kepada pengurus DPD dan DPC serta para anggota, diminta fokus pada bidangnya, menyampaikan visi, misi dan program partai Gelora, pendidikan politik, kerja-kerja kerakyatan, serta pemberdayaan UMKM.



Acara pelantikan pengurus dilakukan secara langsung oleh Ketua Partai Gelora DPD Kota Tangerang, H. Abdul Manan yang resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan dalam suasana yang berlangsung khidmat dengan membacakan ikrar, yang dilanjutkan dengan pose bersama serta ramah tamah bersama kader dan simpatisan, dengan harapan agar para pengurus, kader dan simpatisan, dapat menjalin kerjasama dan bersinergi dengan baik dan penuh semangat 



Dengan terbentuknya struktur DPD dan DPC yang baru, Partai Gelora Kota Tangerang optimis dapat menjadi kekuatan politik baru yang solutif dan dekat dengan masyarakat dalam menghadapi agenda politik ke depan dan pada pemilu tahun 2029 partai Gelora Kota Tangerang mentargetkan dapat meraih 5 kursi dan dapat memiliki fraksi sendiri di DPRD Kota Tangerang.



Usai kegiatan peresmian dan pelantikan pengurus, dilanjutkan dengan acara penyampaian Ideologi Dasar Partai Gelora yang bertema "Memperkuat Ideologi, Meneguhkan Kepemimpinan, Membangun Indonesia Super Power Baru ", kemudian dilanjutkan dengan penyampaian manivesto politik. Acara ditutup dengan doa, untuk kemaslahatan seluruh pengurus, Kader, Simpatisan Partai Gelora dan masyarakat Kota Tangerang.



" Partai Gelora Indonesia Mantap Berkelas "



( Aldo )

Pelantikan Pengurus Dekopinda Kabupaten Tangerang Masa Bhakti 2026-2030


Tangerang. DUASISINEWS. Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Tangerang Masa Bakti 2026–2030 resmi dilantik di Gedung Diklat Kitri Bakti, Curug, Kamis (23/7/2026). 


Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan awal dari amanah besar untuk memperkuat gerakan koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan, sekaligus menjadi momentum memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, gerakan koperasi, dan berbagai pemangku kepentingan.


“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan ataupun seremoni organisasi, melainkan awal dari amanah besar untuk memperkuat gerakan koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan,” ujar Bupati Maesyal.



Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membangun koperasi di Kabupaten Tangerang. Fondasi yang telah dibangun tersebut diharapkan menjadi pijakan kuat bagi kepengurusan baru untuk menghadirkan inovasi dan memperluas manfaat koperasi bagi masyarakat.


Bupati Maesyal menegaskan, koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, koperasi tidak lagi dapat dikelola dengan cara-cara lama, tetapi harus bertransformasi menjadi organisasi yang modern, profesional, transparan, akuntabel, adaptif terhadap teknologi, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.


“Saya berharap Dekopinda Kabupaten Tangerang dapat menjadi motor penggerak perubahan, menjadi rumah besar bagi seluruh gerakan koperasi, sekaligus menjadi jembatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga keuangan, dan masyarakat,” katanya.


Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memperkuat ekonomi masyarakat melalui pembinaan koperasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi koperasi, penguatan kelembagaan, hingga pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program tersebut diharapkan mampu melahirkan koperasi yang sehat, produktif, mandiri, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Bupati Maesyal menegaskan keberhasilan pengembangan koperasi tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah sendiri. Karena itu, ia mengajak Dekopinda menjadi mitra strategis pemerintah daerah dengan membangun organisasi yang terbuka, responsif terhadap kebutuhan anggota, serta mampu menghadirkan solusi dan ruang inovasi agar koperasi semakin diminati generasi muda.


“Saya percaya, apabila seluruh pengurus mampu bekerja secara kolektif, menjaga kekompakan, serta membangun kolaborasi yang luas, maka koperasi di Kabupaten Tangerang akan semakin maju, semakin dipercaya masyarakat, dan menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang sesungguhnya,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Tangerang, Sukmajaya, mengatakan pelantikan tersebut menjadi awal untuk memperkuat pendampingan terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang mulai berkembang sejak program tersebut digagas pemerintah pusat. Menurutnya, Dekopinda harus hadir lebih dekat agar koperasi baru dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.


“Setelah mereka lahir, kita harus bisa berdamping, kita harus bisa membersamai sehingga KDKMP yang bersama hadir akan menjadi warna untuk pertumbuhan ekonomi koperasi di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.


Ia menambahkan, kepengurusan Dekopinda periode 2026–2030 berkomitmen memperluas pembinaan koperasi sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dekopinda akan terus bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang untuk menghadirkan inovasi, komunikasi, dan penguatan kelembagaan bagi koperasi.


“Insya Allah, niat kami tetap, kami akan mengibarkan banyak-banyak koperasi untuk perekonomian masyarakat Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” imbuhnya.


Sukmajaya menilai kolaborasi menjadi kunci utama keberhasilan gerakan koperasi. Dekopinda tidak dapat menjalankan perannya secara optimal tanpa dukungan pemerintah daerah, sehingga sinergi yang selama ini telah terbangun akan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan, termasuk pembinaan dan jambore koperasi.


“Dekopinda tidak akan berjalan dengan baik kalau tidak menyandarkan pemikiran dengan pemerintahnya. Alhamdulillah, kolaborasi antara Dinas dan Dekopinda sudah berjalan sehingga kami bisa bersama-sama melakukan inovasi dan pendampingan kepada KDKMP,” ungkapnya.


Ia juga menegaskan, Dekopinda bukan lembaga yang berorientasi mencari keuntungan, melainkan organisasi yang berfokus memperkuat gerakan koperasi demi kesejahteraan masyarakat. Dengan kolaborasi yang semakin erat antara Dekopinda dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, pihaknya optimistis koperasi akan menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mewujudkan cita-cita pembangunan ekonomi nasional.


“Insya Allah dengan bersatunya Dekopinda dan pemerintah daerah, perekonomian masyarakat kita akan naik dan berkembang sebagaimana cita-cita Bapak Presiden,” pungkasnya. 


S Yacob

BAZNAS Kota Tangerang, Gelar Public Expose 2026 Sebagai Bentuk Transparansi Dan Akuntabilitas Kepada Publik


Tangerang. DUASISINEWS. Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang menggelar kegiatan Public Expose Tahun 2026 di gedung MUI Kota Tangerang, pada Rabu ( 22/7/2026 ). Kegiatan ini menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas BAZNAS Kota Tangerang kepada publik terkait pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah selama 1 semester.


Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS Propinsi Banten, Komisioner BAZNAS Kota Tangerang, Ketua MUI Kota Tangerang, Kemenag Kota Tangerang, perwakilan Forkopimda, tokoh agama, mitra UPZ, dan para mustahik serta tamu undangan lainnya.



Wakil Ketua BAZNAS Kota Tangerang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan  Bidang Administrasi, SDM dan Umum, Drs. Danni Budianto S. MCL,  mengatakan, " Alhamdulillah, public expose ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Ini bukti komitmen kami untuk terbuka kepada umat. Zakat yang dititipkan masyarakat harus dikelola secara profesional dan tepat sasaran ", tutur Danni Budianto.




Dijelaskan oleh Danni Budianto, " capaian tersebut merupakan hasil dari target kinerja yang telah ditetapkan melalui rapat koordinasi BAZNAS tingkat provinsi maupun nasional.




Menurut Danni Budianto, target tersebut menjadi instrumen untuk mendorong peningkatan kinerja seluruh unit organisasi BAZNAS Kota Tangerang. Tren penghimpunan zakat di Kota Tangerang terus meningkat sejak kepengurusan periode 2022-2027. Pada 2021, penerimaan zakat, infak, dan sedekah tercatat sekitar Rp. 6,1 miliar. Angka itu meningkat menjadi Rp. 7,6 miliar pada 2022, melonjak menjadi Rp.17,8 miliar pada 2023, kemudian Rp. 18,1 miliar pada 2024, dan mencapai Rp. 22,1 miliar pada 2025. Tahun ini, BAZNAS menargetkan penghimpunan sebesar Rp. 23,7 miliar. Sementara dari sisi penyaluran, dana zakat yang disalurkan juga mengalami peningkatan. Pada 2025, nilai penyaluran mencapai Rp.17,02 miliar setelah sebelumnya berada di kisaran Rp.17,4 miliar pada 2024.



Ditambahkan oleh Danni Budianto, mulai 2026 pengelolaan zakat juga mendapat penguatan melalui integrasi Indeks Zakat Nasional (IZN) ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kementerian Dalam Negeri oleh Bappenas. Integrasi tersebut memungkinkan data zakat digunakan sebagai salah satu indikator hasil pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).


“Hasil pengukuran IZN yang dipublikasikan pada Maret 2026 menunjukkan Kota Tangerang memperoleh skor 8,7 dengan kategori sustainable. Nilai ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten dan peringkat kedua secara nasional ", tutur Danni Budianto usai acara.


Selain penghimpunan yang tercatat dalam neraca (on balance sheet) sebesar Rp.16,5 miliar, BAZNAS Kota Tangerang juga membukukan penghimpunan di luar neraca (off balance sheet) sebesar Rp.251,3 miliar atau melampaui target Rp.250 miliar yang ditetapkan BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS RI.


Dari total penghimpunan dalam neraca, zakat fitrah menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp.7,8 miliar, disusul zakat aparatur sipil negara (ASN) Rp.2,2 miliar dan zakat non-ASN Rp.1,1 miliar.


Sementara penerimaan infak mencapai Rp3,9 miliar, yang sebagian besar berasal dari infak kemanusiaan untuk Palestina dan bantuan bencana di Sumatra senilai sekitar Rp2,4 miliar.



Pada Semester I 2026, rasio efektivitas penyaluran atau Allocation to Collection Ratio (ACR) BAZNAS Kota Tangerang mencapai 89,9 persen, melampaui standar kategori baik yang berada di atas 80 persen. Total dana yang telah disalurkan mencapai Rp14,9 miliar kepada 35.987 mustahik melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan kemanusiaan.


Dari sisi tata kelola, BAZNAS Kota Tangerang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangannya. Lembaga tersebut juga berhasil mempertahankan sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, sementara seluruh amil tetap telah mengantongi sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). 


Pada inti sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, memberikan apresiasi terhadap capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan kinerja BAZNAS Kota Tangerang merupakan prestasi yang patut diapresiasi, terlebih di tengah kehidupan perkotaan yang dinilai semakin konsumtif.


“ Hasil yang di capai oleh BAZNAS Kota Tangerang sangat luar biasa karena mampu meningkatkan semangat masyarakat untuk berzakat. Nilai Indeks Zakat Nasional yang menjadi tertinggi di Banten dan kedua secara nasional menunjukkan lompatan prestasi yang sangat baik ", tutur nya.


( Armando )

Milad Raisya Nur Jahra Yang ke 2 Tahun, Sehat Selalu Berbakti Kepada Kedua Orang Tua


Kabupaten Tangerang. DUASISINEWS.    Suasana penuh kebahagiaan dan kekeluargaan mewarnai perayaan Milad ke-2 Raiysa Nur Jahra, putri dari M. Febriansyah, yang digelar di kediamannya di Jl. Rancagong RT 03/RW 07, Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Minggu.


Acara berlangsung sederhana namun penuh makna. Hadir dalam kesempatan tersebut keluarga besar Almarhum Bapak Rustam, serta rekan-rekan dari insan media yang hadir; Kang Yadi, Habib Yakub, Rudi, Th, Fatimah, Dewi, Sandra dan LSM Harimau yang turut memberikan doa, ucapan selamat, sekaligus mempererat tali silaturahmi.


Momen kebersamaan tersebut menjadi wujud rasa syukur keluarga atas bertambahnya usia Raiysa Nur Jahra yang kini genap menginjak usia dua tahun.



Dalam kesempatan itu, M. Febriansyah mengungkapkan harapannya untuk putri tercintanya.


"Semoga Raiysa Nur Jahra, putri kami yang keempat, di hari ulang tahunnya yang ke-2 ini selalu diberikan kesehatan, umur yang berkah, menjadi anak yang salehah, berbakti kepada kedua orang tua, serta dimudahkan segala rezekinya oleh Allah SWT," ujar Febriansyah.


Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga, sahabat, rekan media, dan anggota LSM Harimau yang telah meluangkan waktu untuk hadir.> "Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara dan rekan-rekan Media serta LSM Harimau yang telah menyempatkan waktunya hadir dalam acara Milad putri saya. Kehadiran dan doa dari semuanya menjadi kebahagiaan serta penyemangat bagi keluarga kami," tuturnya.


Acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan kebersamaan yang berlangsung hangat, menjadikan perayaan Milad Raiysa Nur Jahra sebagai momen penuh kebahagiaan, rasa syukur, dan silaturahmi antar keluarga serta sahabat.


 (S Yacob)

Proyek Turap Senilai Rp 119 Juta Menuai Sorotan Tajam, Semen Berkualitas Atau Sekadar Kamuflase


Kabupaten Tangerang. DUASISINEWS. Proyek Perbaikan Saluran Air (turap) di Jalan RW 031, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, senilai Rp.119.580.000 dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026, menuai sorotan tajam.


Proyek yang dikerjakan PT Safaa Mandiri Konstruksi dengan masa pelaksanaan 21 hari kalender tersebut dipertanyakan bukan hanya karena penerapan K3 yang dinilai minim, tetapi juga terkait penggunaan material semen berbeda merek, yakni Semen Tiga Roda dan Semen Jempolan.



Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mendasar, apakah seluruh material yang digunakan benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis dan dokumen kontrak. Jika memang sesuai, pihak pelaksana harus mampu menjelaskan secara terbuka. Sebaliknya, jika terdapat material yang kualitasnya lebih rendah dari spesifikasi demi menekan biaya, maka hal itu patut diperiksa secara serius.



Jangan sampai merek semen berkualitas hanya menjadi formalitas di lokasi proyek, sementara penggunaan material yang lebih murah justru menjadi cara untuk menekan biaya dan memperbesar keuntungan. Dugaan tersebut tentu harus dibuktikan melalui pemeriksaan teknis dan audit, bukan sekadar asumsi.



Sorotan semakin kuat ketika awak media mendatangi lokasi pada Sabtu (18/07/2026). Sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan perlengkapan K3 yang tampak memadai, sementara mandor atau pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tidak berada di lokasi.


Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius, siapa yang mengawasi kualitas material, komposisi adukan, metode pemasangan, hingga keselamatan para pekerja.



Daniel, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Kabupaten Tangerang, mengecam keras jika benar terdapat upaya mengurangi kualitas pekerjaan demi keuntungan.


"Saya mengecam keras jika benar ada kontraktor yang mengerjakan proyek menggunakan uang pajak rakyat, tetapi diduga mengurangi kualitas material demi memperbesar keuntungan. Jangan sampai uang rakyat dipakai untuk membangun proyek yang kualitasnya justru dikorbankan," tegas Daniel.


Menurutnya, dugaan pengurangan kualitas material tidak boleh dianggap sepele karena proyek tersebut menggunakan anggaran publik.


"Kalau benar ada material yang lebih murah digunakan untuk menggantikan atau mengurangi material sesuai spesifikasi, ini harus diperiksa. Saya tidak mengatakan ini korupsi sebelum ada hasil audit, tetapi kalau ada dugaan penyimpangan anggaran atau pengurangan kualitas, aparat dan instansi berwenang wajib turun tangan. Periksa kontraknya, periksa materialnya, dan uji kualitas pekerjaannya," ujarnya.


Daniel juga meminta pemerintah tidak hanya melihat proyek dari sisi penyelesaian fisik.


"Jangan hanya melihat proyek selesai secara kasatmata. Yang harus dipastikan adalah apakah kualitasnya benar-benar sesuai dengan uang yang dibayarkan dari APBD. Ini uang rakyat, bukan uang pribadi kontraktor," tegasnya.


Atas persoalan tersebut, Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua atau PPTK, dan instansi teknis terkait diminta segera melakukan pemeriksaan terhadap spesifikasi material, komposisi campuran semen, volume pekerjaan, penerapan K3, serta kualitas konstruksi turap.


Sampai berita ini diterbitkan awak media masih berupaya meminta konfirmasi kepada PT Safaa Mandiri Konstruksi dan pihak terkait untuk memperoleh penjelasan serta hak jawab.


MS