Kaperwilprov Banten Dan Keluarga Almarhum Abah Sa'ad, Ucapkan Turut Berdukacita, Atas Wafatnya Jaenal Abidin Di RS Gunung Jati Cirebon


Tangerang. DUASISINEWS. Berita duka datang dari keluarga almarhum Abah Sa'ad. Innalillahi wainnailaihi roji'uun, Telah pulang ke-Rahmatullah, Jaenal Abidin bin Saleh, dalam usia 62 tahun, karena sakit, pada pukul 02.15 WIB, Senin, 12 Januari 2026, di RS Gunung Jati Cirebon, Jawa Barat.


Almarhum Jaenal Abidin adalah putra dari almarhum Saleh asal Kota Cirebon, kakak kandung dari almarhum  Sa'ad dan mimih Rikhanah, orang tua Kang Hariri 'BM'79, Kepala Perwakilan Wialyah Provinsi (Kaperwilprov)  Banten Media Bantenmore.com.


Keluarga besar Abah Sa'ad dan Mimih Rikhanah mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Jaenal Abidin bin Saleh.


" Munadi Kadra, putra pertama dari Keluarga Almarhum Abah Sa'ad dan Mimih Rikhanah, menyampaikan kepada awak media saat ditemui di kediamannya, "Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Kakak Jaenal Abidin bin Saleh. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan ditempatkan di jannah yang indah. Aamiin Yaa Rabbal'alamiin ", tuturnya.


" Ucapan do'a terbaik dari kami untuk Kakak Jaenal Abidin. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosanya, menerima amal baiknya, dan memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan. Aamiin ", ucap Munadi. 


Kang Hariri'BM'79'" putra ke lima dari Almarhum Abah Sa'ad dan Mimih Rikhanah menambahkan, " Kami turut berduka cita atas meninggalnya Kakak (sepupu) Jaenal Abidin atau biasa di sapa ang Enong bin Saleh. Semoga almarhum diterima di sisi Allahu SWT ", tuturnya.


" Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Allahumma aghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu. Ya Allah, ampunilah dosanya, rahmatilah dia, maafkanlah dia, dan ampuni dosa-dosanya. Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, ampunilah dosanya, rahmatilah dia, maafkanlah dia, dan ampuni dosa-dosanya. Aamiin ya Rabbal'alamiin ", tutupnya.

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ

Kullunafsin dzaaikatul maut.

 " Setiap jiwa pasti merasakan kematian "

 (QS. Al-Ankabut: 57)



( Boby )